Posted on

Ini Cara Lengkap Penangkaran Burung Murai Batu Yang Prospektif

Daftar Isi:

*Persiapan indukan

*Resiko Kegagalan Penjodohan Murai Batu

*Penjodohan Murai Batu

*Ukuran Ideal Kandang Penangkaran

*Beternak Murai Batu di Lahan Terbatas

*Murai Batu Tidak Bertelur

*Indukan Membuang Anakan

*Penyakit Murai Batu dan Penanganannya

*Penyakit Murai Batu Anakan

*Penyakit Murai Batu Dewasa

*Video Penangkaran Murai Batu

 

Salah satu bisnis yang bisa di lirik untuk di jadikan usaha sampingan maupun usaha utama adalah beternak murai batu. Sudah banyak yang sudah berhasil dan meraup keuntungan dari menangkarkan burung yang memiliki warna hitam dan coklat ini. Tren harganya juga stabil dan cenderung meningat dari tahun ke tahun membuat bisnis murai batu menjadi pilihan yang tepat karena bukan merupakan salah satu bisnis musiman yang cepat booming lalu langsung turun secara drastis.

Selama lebih dari 7 tahun dalam mengembangkan bisnis ini, saya mencoba sharing pengalaman saya di sini. Semoga bisa menjadi manfaat buat yang ingin belajar beternak murai batu yang bisa meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat pada umumnya. Karena terbatasnya waktu, saya akan coba menuliskan cara menangkarkan murai batu ini dalam beberapa bab. Masing-masing bab akan saya ulas dengan lebih detail sehingga memudahkan pembaca dalam mencari dan mempelajarinya. Di bawah ini ada beberapa bab yang nantinya saya harap bisa di klik menuju ke artikel pembahasanya seperti index yang sudah jadi seperti di atas. Saya berharap dengan sistem ini pembaca bisa lebih mudah dalam mencari bab-bab yang sedang di carinya.

      • Jenis Murai Batu
      • Persiapan indukan
      • Memelihara Indukan Dari Kecil
      • Mencari Indukan Yang Sudah Jodoh
      • Membeli Indukan Yang Sudah Produksi
      • Mendapatkan Indukan Jebol Kandang
      • Resiko Kegagalan Penjodohan Murai Batu
      • Penjodohan Murai Batu
      • Perilaku Murai Batu Yang Sudah Jodoh
      • Saat Indukan Murai Batu Menyusun Sarang
      • Ciri Jantan Dan Betina
      • Persiapan kandang
      • Kotak Sarang Murai Batu
      • Beternak Murai di Lahan Terbatas
      • Ukuran Ideal Kandang Penangkaran
      • Indukan Tidak Mau Bertelur
      • Indukan Tidak Mau Mengeram
      • Indukan Memakan Telur
      • Indukan Membuang telur
      • Mengenal Telur Murai Batu Lebih Dekat
      • Penanganan Bila Telur Tidak Menetas
      • Pengecekan Kotak Sarang di Kandang Penangkaran
      • Telur Tidak Menetas (Kosong)
      • Indukan Membuang Anakan
      • Indukan Memakan Anak
      • Telur Murai Batu Tidak Menetas
      • Telur Pecah Dalam Perut Indukan Sebelum Keluar
      • Menangkar Murai Batu Di Area Bising
      • Anakan Murai Batu
      • Memanen Anakan Dari Dalam Kotak Sarang
      • Cara Meloloh Anakan Murai Batu
      • Bila Anakan Salah Makan
      • Cara Pemasanagan Cincing/Ring Pada Anakan Murai Batu
      • Sistem Poligami Pada Penangkaran Murai Batu
      • Memaster Burung Murai Batu
      • Perawatan Anakan Murai Batu
      • Menangani Murai Batu Yang Ganti Bulu/Mabung
      • Penyakit Murai Batu dan Penanganannya
      • Penyakit Pada Anakan
      • Penyakit Pada Murai Batu Dewasa
      • Murai Batu Kehabisan Minum? Ini Penangangannya
      • Cara Memegang Murai Batu
      • Video Penangkaran Murai Batu

 

Persiapan Indukan

Setelah menentukan jenis murai batu apa yang ingin di ternak, maka kita bisa mulai mencari indukan untuk kita jadikan calon indukan. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan calon indukan. Mulai dari mencari yang sudah jodoh, sudah pernah produksi atau juga bisa memelihara sejak kecil. Masing-masing ketiga cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, kita bisa memilih cara mana yang paling cocok dan sesuai untuk kita. Jumlah indukan ini juga harus di sesuaikan dengan anggaran yang kita miliki karena selain indukan, ada dana lain yang harus kita persiapkan seperti untuk pembuatan kandang dan lain sebagainya. Jangan sampai, kesalahan pemilihan cara ini bisa membuat kita gagal di tengah jalan selama mencoba bisnis burung murai batu ini.

Berikut ini adalah salah satu indukan pejantan dari burung murai batu yang bisa di jadikan contoh yang bagus untuk calon indukan. Pejantan ini mempunyai ekor yang cukup panjang yaitu sekitar 22 cm. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pada burung ini semakin panjang ekor akan semakin bagus. Namun, untuk awal kita bisa menggunakan calon indukan dengan ekor yang tidak terlalu panjang agar tidak terlalu mahal.

Burung yang kita pilih sebaiknya yang memang benar-benar dalam kondisi sehat. Tanda yang bisa di kenal dari burung yang sehat ini adalah dari bulunya yang mengkilap dan lincah. Bila bulu dalam kondisi kusam, bisa dimungkinkan burung tersebut tidak dalam kondisi sehat atau memang mau ganti bulu. Sedangkan bila mau ganti bulu, sebaiknya calon indukan seperti ini tidak di gunakan dahulu karena akan butuh waktu untuk proses ganti bulu selama sekitar 2 bulanan. Hal lain yang lain yang bisa di perhatikan adalah kondisinya sehat dan memang bisa bereproduksi dengan baik tanpa ada halangan.

Resiko Kegagalan Penjodohan Murai Batu

Untuk menjodohkan murai batu memang tidak semudah menjodohkan burung kenari atau burung lovebird. Penanganan pada penjodohan burung ini memang relatif lebih susah.  Namun bila kita mau berusaha dan bersungguh-sungguh, semua itu tetap bisa di usahakan. Buktinya, banyak peternak yang berhasil menjohkan murai batu. Bila terus belajar, maka kita akan lebih banyak pengalaman yang nantinya kita akan lebih mahir dalam menjodohkan burung murai batu. Yang perlu di perhatikan, selama proses penjodohan ada resiko-resiko yang perlu kita ketahui bila ingin menjodohkan burung murai batu. Karena sifat fighternya yang sangat kuat, burung ini cenderung teritorial dan sangat melindungi daerah kekuasaannya. Maka dari itu, saat di satukan burung ini berpeluang saling serang yang menyebabkan salah satunya terluka hingga bisa menyebabkan kematian. Berikut ini adalah video saya dulu saat gagal dalam menjodohkan burung murai batu.

Dan bagaimana bila kita mengalami kejadian seperti itu? Salah satu cara yang tepat adalah segera menyelamatkan salah satu indukan yang di serang sebelum terlambat. Karena bila terlambat, maka burung bisa mati karena murai batu adalah burung fighter yang sangat pintar dalam menyerang burung lain. Dalam hitungan menit, burung bisa mati di patuk oleh burung murai batu yang lain karena paruh burung ini sangat tajam dan dia akan mematuk kepala burung lain dengan sangat keras sehingga kepala murai batu bisa terluka hingga burung bisa mati. Burung yang di serang sebaiknya di pindahkan ke sangkar burung lain dan di beri obat penyembuh luka. Berikut video saat saya menyelamatkan burung murai batu betina yang di serang oleh burung murai batu jantan.

Penjodohan Murai Batu

Melihat resiko penjodohan di atas yang terlalu besar, maka kita harus sangat ekstra hati-hati selama menjodohkan burung petarung tersebut. Untuk menjohkan murai batu bisa di lakukan dengan beberapa cara.  Salah satu caranya adalah dengan cara mendekatkan terlebih dahulu calon indukan yang ingin di jodohkan. Kedua calon indukan jantan dan betina masing-masing di tempatkan di sangkar tersendiri dan keduanya di dekatkan dengan jarak sekitar dua meter selama beberapa hari. Biasanya, bila memang indukan siap maka pejantan akan rajin berkicau untuk menarik perhatian sang betina. Begitupun dengan yang indukan betina. Bila siap, indukan betina akan menyahutnya dengan kicauan meskipun tidak sesering kicauan calon indukan murai batu jantan. Dalam tahap ini saya menamakannya dengan penjodohan awal untuk mempermudah pembahasannya saja.  Anda bisa melihat videonya dalam channel youtube di bawah ini.

Setelah beberapa hari, maka keduanya biasanya sudah berjodoh di tandai dengan seringnya mereka berdekatan dan tidak saling serang. Bila tanda-tanda tersebut sudah terjadi, maka kedua calon indukan bisa lebih dekatkan sebelum di satukan ke dalam kandang penangkaran. Memang cara ini lebih lama. Namun, cara ini lebih efektif dan bisa mengurangi resiko kegagalan saat penjodohan.  Berikut ini adalah video saat penjodohan burung murai batu saat di sangkar gantung yang sudah di dekatkan:

Ukuran Ideal Kandang Penangkaran

Sebenarnya, tidak ada ukuran yang ideal untuk menangkan burung yang mempunyai ekor yang panjang ini. Penangkaran murai batu pada dasarnya menyamakan kondisi dengan yang ada di alam. Maka dari itu, semakin luas akan semakin baik untuk beternak murai batu ini. Namun, karena nanti ada faktor lain seperti lahan yang terbatas dan lain sebagainya, ada ukuran minimal yang bisa di terapkan untuk bisa berhasil menangkarkan burung dengan suara keras dan variatif ini.

Menurut pengalaman saya, ukuran kandang dengan tinggi 2 meter, panjang 1 meter dan lebar 1 meter sudah bisa untuk menangkarkan burung ini. Bila lebih lebar dari itu, tentu akan semakin baik karena burung akan lebih bebas dan nyaman berada di kandang yang lebih besar. Namun yang di perhatikan, kandang yang besar akan membuat pemilik akan lebih susah dalam menangkapnya kembali bila di perlukan seperti untuk penjodohan dengan burung lain, akan di pindah  dan lain sebagainya. Selain ukuran ini, kandang dengan lebar 2 meter, panjang 1 meter dan tinggi 2 meter juga bisa di gunakan sebagai kandang penangkaran murai batu.

Bila lahan yang Anda miliki sempit dan terbatas, penggunaan sangkar gantung atau sangkar biasa juga bisa di gunakan sebagai media untuk berternak murai batu. Yang perlu di perhatikan untuk bisa berhasil di lahan terbatas ini tentu saja kenyamanan indukan dari predator dan lalu lalang manusia yang bisa menyebabkan tidak berhasilnya cara ini.

Beternak Murai di Lahan Terbatas

Mulai dari percobaan menangkar di sangkar gantung hingga di sangkar kotak yang biasa di gunakan untuk menangkar lovebird pernah saya coba. Beberapa di antaranya sempat saya upload ke dalam video di youtube tiap-tiap perkembangannya. Mulai dari saat indukan yang sudah berjodoh dan di satukan di sangkar kecil yang biasa di gunakan untuk love bird.  Silahkan lihat videonya di sini  : Ini..!! Reaksi Calon Indukan Murai Batu Yang Dilepaskan Di Kandang Kecil )

Beberapa pengalaman tersebut di antaranya berhasil membuat sarang dan bertelur namun indukan tidak mau mengeraminya hingga menetas. Beberapa hal yang menjadi penyebabnya adalah terlalu dekatnya dengan jalan yang sering di lalui manusia hingga burung takut bila saya masukan tangan ke sangkar saat memberi pakan atau minum. Melalui berbagai pengalaman di atas, cara ini bisa berhasil bila indukan jinak dan lokasi penempatan sarang juga aman dan membuat burung nyaman. Beberapa sharing dari pemirsa juga ada yang katanya bisa berhasil namun sangkar yang di gunakan adalah dua sangkar lovebird yang di jadikan satu sehingga lebih lebar dan luas. Berikut ini adalah video burung murai batu yang mau menyusun sarang di kotak yang berada di dalam sangkar kecil. Anda bisa melihat videonya di link ini : Sungguh Telaten Sekali, Indukan murai ini menyusun sarang di sangkar yang kecil Sasang Priyo Sanyoto . Atau Anda juga bisa melihat langsung videonya di bawah ini :

Hasil dari eksperimen tersebut juga sempat saya dokumentasikan dalam salah satu video yang saya unggah di youtube.  Saya berharap, apapun hasil yang saya capai bisa tetap bisa menjadi inspirasi buat teman-teman yang ingin menangkarkan murai batu. Yang penting, bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan selama proses belajar agar tidak terulang kesalahan yang sama. Berikut video dari saya yang bisa Anda lihat di youtube :

 

Murai Batu Tidak Bertelur

Keberhasilan penjodohan sepasang murai batu tentu langsung akan membuat kita senang. Akan tetapi, ini adalah satu langkah awal dari beberapa langkah terjal yang harus bisa di lewati oleh calon peternak.  Boleh jadi indukan yang baru saja jodoh tersebut dalam waktu dekat akan segera menyusun sarang lalu bertelur. Akan tetapi, ada juga indukan yang hanya mau menyusun sarang akan tetapi tidak bertelur di dalamnya.  Hal ini pernah saya alami beberapa tahun yang lalu. Salah satu calon indukan saya hanya membuat sarang tapi tidak pernah mau bertelur.  Setelah menunggu beberapa minggu, akhirnya sarang saya buang ke dasar kandang agar indukan tersebut mau menyusun sarang kembali. Hal ini bisa di sebabkan oleh indukan yang kurang nutrisi atau memang usianya kurang matang.  Biasanya, hal ini terjadi pada indukan yang masih belum berpengalaman.  Solusinya, kita harus sabar menunggu sampai usianya lebih matang dan memberikan nutrisi yang lebih baik. Pemberian kroto, ulat kandang, jangrkik harus full di berikan setiap saat dan jangan sampai kehabisan.  Untuk memproduksi telur, indukan betina tentu saja membutuhkan nutrisi yang sangat tinggi. Di perlukan protein dalam kadar lebih tinggi agar tubuhnya mampu menghasilkan telur dalam perutnya.

Indukan Membuang Anakan

Tidak seperti menangkar burung lain, murai batu memang sedikit berbeda. Ada beberapa pejantan yang sangat sensitif terhadap kehadiran murai batu lain. Bahkan terhadap anakannya sendiri.  Bila ternyata proses penjodohan berhasil, indukan akan bertelur dan akhirnya bisa menetas. Namun, sampai di sini tidak semua proses penangkaran akan berjalan mulus.  Sampai usia seminggu, biasanya anakan sudah mengeluarkan suara khas anakan. Nah, pada saat ini biasanya sang pejantan akan mengenali dan melihatnya sebagai sebagai seekor murai batu lain walaupun itu anaknya sendiri.  Secara naluri, pejantan seperti ini akan menyingkirkan ‘gangguan’ tersebut dan mau tidak mau, anakan tersebut akan di hajar atau paling tidak di buang hingga anakan tersebut mati.  Tidak semua pejantan seperti ini. Namun, adakalanya pejantan sangat sensitif yang memiliki kharakter seperti ini.  Akan tetapi, untuk menyiasatinya peternak bisa segera mengambil anakan agar tidak di buang oleh indukan jantannya. Untuk indukan dengan kharakter seperti ini, semakin cepat anakan di ambil akan semakin baik seperti saat usia 2 atau 3 hari sebelum anakan bersuara. Karena bila semakin lama, maka anakan akan mengeluarkan suara yang lebih keras sehingga bisa di dengar oleh indukan.

Penyakit Murai Batu dan Penanganannya

Selama dalam pemeliharaan pemiliknya, tidak jarang murai batu bisa sakit sebagaimana makhluk hidup yang lainnya. Tidak hanya terjangkit pada burung yang di pelihara di sangkar, namun di kandang juga bisa saja terjadi. Ada beberapa penyebab dari timbulnya penyakit pada burung ini.  Mulai dari kondisi sarang atau kandang yang tidak bersih dan lain sebagainya.

Tertularnya penyakit dari burung lain juga bisa menjadi salah satu pemicu dari munculnya penyakit ini.  Bila tidak segera di tangani, penyakit ini akan bisa tambah lebih parah dan menular ke burung yang sehat yang berada di dekatnya khususnya untuk penyakit yang menular seperti tetelo dan lain sebagainya.  Pada bagian ini biasanya ada beberapa penyakit yang menyerang burung murai batu yaitu pada anakan dan pada murai batu dewasa.

Penyakit Murai Batu Anakan

Pada anakan murai batu usia 0 hari hingga 2 bulanan, kondisi burung masih belum sekuat murai batu dewasa. Maka dari itu, perlu perawatan yang lebih hati-hati agar anakan murai batu tidak mudah sakit. Penyakit yang sering menjangkiti anakan ini adalah di tandai dengan gejala yaitu burung tiba-tiba menjadi sesak, tidak mau makan dan terlihat lesu. Bila tidak di tangani dengan serius, maka anakan ini tubuhnya akan semakin kurus karena tidak ada asupan makanan yang masuk dan lalu burung bisa mati. Berikut ini adalah video anakan murai batu usia 2 bulan yang sedang sakit sesak nafas. Kalau tidak salah, pada akhirnya anakan tersebut mati karena memang pada saat itu belum di ketahui penyebabnya dan apa obatnya.

Penyakit Murai Batu Dewasa

Sedangkan untuk murai batu yang sudah dewasa, maka penyakit yang bisa menjangkitinya adalah penyakit tetelo. Gejala dari penyakit ini adalah tiba-tiba burung menjadi kejang dan kehilangan keseimbangan. Bila tidak segera di tangani, maka burung bisa tidak makan sehingga badannya menjadi kurus dan lama kelamaan burung juga bisa mati. Yang paling terlihat adalah bagian dada yang tiba-tiba tinggal tulang yang menunjukkan bahwa burung ini menjadi sangat kurus. Padahal, bila kondisi normal, dada burung penuh dengan daging.

Seperti di video pertama di bawah ini, akhirnya burung ini mati padahal ini adalah indukan yang pernah produktif. Tidak lama selang burung ini meninggal, pejantaanya dulu juga ikut mati. Berikut ini adalah beberapa video yang menunjukkan burung murai batu dewasa yang terkena penyakit tetelo:

Yang perlu di perhatikan, burung yang sudah terkena penyakit tetelo masih bisa berpeluang kembali kambuh. Pengalaman saya beberapa waktu yang lalu mengalami hal ini. Setelah di obati, beberapa bulan kemudian burung yang pernah tetelo ini kambuh dan akhirnya sembuh karena saya obati dengan obat yang sama dengan yang dulu. Obat ini biasa di beli di pasar burung. Dalam mengobati burung yang sudah sakit ini harus tenang karena bila tidak hati-hati maka obat bisa masuk ke saluran pernafasan yang membuat burung bisa langsung mati.

Sedangkan obat harus masuk kedalam saluran pencernan. Bila tidak berpengalaman, maka pemilik bisa salah dan mengira saluran pernafasan sebagai saluran pencernaan. Dan begitu juga sebaliknya. Porsi untuk obat ini hanya dua tetes yang di berikan dalam beberapa tahap. Anda bisa membacanya di bagian label obat yang berwarna biru ini.  Silahkan lihat bagaimana cara penyebuhan dengan obat ini di video yang saya sudah unggah di youtube ini:

Biasanya, setelah pengobatan pertama selang beberapa jam burung sudah menunjukan perbaikan kondisi. Burung tidak lagi kejang-kejang dan mendongakan kepalanya. Bila sudah di obati, burung menjadi diam untuk beberapa saat untuk sementara waktu. Setelah beberapa jam, biasanya burung sudah terlihat normal meskipun belum mau makan. Setelah itu, selang beberapa lama kemudian baru burung mau makan dan sudah kembali normal.

Bila kondisi tidak membaik, maka obat bisa diberikan kembali sesuai dosis dan petunjuknya. Saya pernah memberikannya dua kali tapi yang paling sering sekali pengobatan biasanya sudah menunjukan kondisi yang lebih baik. Maka dari itu, setelah pengobatan pertama pemberian obat saya hentikan dan tidak saya berikan lagi hingga menunggu kondisi burung benar-benar baik atau masih belum. Bila belum, maka pemberian obat ke dua baru saya lakukan.

Video Penangkaran Murai Batu

Bila sempat, beberapa pengalaman saya selama memelihara dan merawat burung murai batu ini saya dokumentasikan. Baik dalam foto hingga video seperti yang sudah saya posting di atas. Terakhir ini, agar bisa lebih mudah di pahami saya membuat video ulasan seperti vlog yang akan saya upload di situs berbagi video terbesar saat ini yaitu Youtube.Com. Tidak terasa, sudah berkumpul tidak hanya satu atau dua video yang berhasil saya dokumentasikan melainkan ada puluhan lebih video yang bisa Anda simak. Beberapa video tersebut juga saya kumpulkan menjadi beberapa bagian khusus seperti ada video-video tentang murai batu kicauan dan video khusus ternak murai batu. Masing-masing video tersebut memang bisa di kelompokkan ke dalam beberapa grup. Kalau di Youtube, pengelompokan tersebut bisa di masukan kedalam “playlist’.  Berikut ini beberapa video khusus tentang cara menangkar murai batu.

 

Sedangkan untuk link menuju ke halaman video-video tersebut Anda juga bisa langsung ke halaman ini : https://www.youtube.com/playlist?list=PLxk_Sv6DHI981DFJjzkW10R8NfVyVDmP1 Bagi Anda yang ingin terus mendapatkan info-info terbaru mengenai apa saja video murai batu yang saya upload, anda bisa terus berlangganan dengan cara klik tombol “Subscribe” atau “Berlangganan” di bagian bawah video yang sedang Anda tonton di Youtube. Insya Allah, saya akan terus mencoba menghadirkan video dan tips-tips yang bermanfaat bagi siapa saja yang ingin belajar lebih jauh mengenai burung yang suka menirukan suara-suara lain ini. Dengan berlangganan, Anda bisa mendapatkan pemberitahuan bila ada video terbaru yang saya upload dari channel ini.

Posted on

Pengalaman Membeli Tanaman Lewat Online

Dulu, saya pernah membeli bibit tanaman secara online di salah satu toko tanaman online. Berhasil? Berhasil. Pada saat itu saya membeli cempedak durian satu buah, nangkadak satu buah dan durian satu buah. Pada awal-awal datang, saya sempat ragu karena paling tidak perlu dua sampai tiga hari untuk proses pengiriman barang ke kota saya di Tulungagung. Pengiriman tanaman yang saya beli ternyata dari Malang dan memang butuh beberapa hari.

Saat datang, saya masih agak sangsi. Padahal, ke tiga tanaman tersebut di kemas dalam kardus kotak dengan ukuran sekitar 15 cm x 15 cm dengan panjang sekitar 60 cm. Saat membukanya pun rasa penasaran masih menyelimuti pikiran saya. Kondisi tanaman tersebut ternyata di pangkas daunnya. Media tanahnya di sisakan sedikit dan di bungkus dengan plastik. Mungkin agar media tetap lembab menjadi salah satu tujuannya. Sedangkan pemangkasan daun dilakukan dengan tujuan agar penguapan pada tanaman sedikit berkurang pada saat tanaman dalam pengiriman.

Setelah packing terbuka, tanaman langsung saya tanam dalam pot. Diameternya mungkin tidak terlalu besar karena hanya sekitar 30cm. Sedangkan untuk nangkadaknya saya tanam dalam polybag dengan diameter sekitar 25 cm. Di rumah saya memang tidak ada lahan yang bisa di tanami oleh tanaman buah seperti ini. Maka dari itu saya hanya bisa menanamnya di pot untuk sementara waktu. Harapannya, nanti bila sudah ada lahan baru bisa di pindah. Walaupun saya tidak tahu itu kapan. Tanaman tersebut saya jadikan satu dengan tanaman yang lain yaitu di serambi rumah yang teduh meskipun porsi untuk sinar matahari sebenarnya bisa dikatakan kurang.

Beberapa hari setelah penanaman memang tanaman terlihat layu. Namun akhirnya tunas baru muncul pada batang pohon yang menandakan tanaman ini Insya Allah akhirnya bisa hidup walaupun sempat ragu. Semua tanaman yang saya beli tersebut akhirnya bisa tumbuh meskipun dalam pot dan saya letakan di area yang kurang begitu mendapatkan sinar matahari.

Karena tidak ujung segera di pindah ke media tanah akhirnya ketiga tanaman tersebut hanya cempedak dan nangkadak yang mampu bertahan hidup. Karena tak ingin terjadi hal yang sama pada durian, maka cempedak dan nangkadak saya tanam di tanah di depan rumah. Keduanya saya tanam berdekatan karena lokasi yang terbatas. Barusan saya sadar hal tersebut tidak bagus karena salah satu tanaman tertutupi tanaman yang lainnya dan akhirnya kekurangan sinar matahari. Dan pohon cempedaklah yang menjadi korban. Di saat nangkadak tumbuh dengan baik, berbeda sebaliknya dengan cempedak. Karena kurang sinar matahari, cempedak tidak bisa besar dan tidak mampu tumbuh berkembang dengan baik. Saat ini, padahal usia kedua tanaman itu hampir sama yaitu satu setengah tahun saat saya tanam hingga sekarang.

Pada saat bulan puasa kemarin, saya juga mencoba membeli kembali tanaman. Yang saya beli masih sama yaitu cempedak karena selain saya masih penasaran, saya juga belum berhasil menanam tanaman yang mempunyai ciri khas bulu yang lebih lebat pada ujung tanaman ini. Tempat membelinya memang berbeda dengan toko online tanaman yang dulu waktu pertama kali saya membelinya. Selain tokonya berbeda, saya juga mencoba di marketplace yang berbeda. Yang membuat saya lebih senang lagi, saya mendapatkan bonus tanaman juga di paket yang di sertakan meskipun saya tidak begitu suka dengan tanaman tersebut. Tapi ya tidak apa-apa, namanya juga gratis. Mungkin karena saya belinya dua buah kali, ya.

Yang membuat saya agak terkejut, ternyata pengirimannya sangat cepat. Hanya dua hari tanaman sudah sampai di rumah saya. Saya memang tidak tahu dari mana tanaman ini di kirim. Padahal lokasi saya di Tulungagung yang biasanya tidak ada paket cepat seperti YES pada JNE dan lain-lain. Yang ada hanya paket reguler karena memang bukanlah kota besar yang bisa di jangkau dengan cepat. Kondisi barangnya? Mungkin pembelian yang ini memang berbeda dengan pembelian yang dulu waktu pertama kali saya lakukan. Yang ini, daun tidak di pangkas dan daun pada tanaman terlihat lebih layu. Dengan kondisi tersebut, saya lebih optimis karena daun lebih lengkap dan insya Allah saya berharap tanaman bisa segar kembali untuk beberapa hari kemudian.

Setelah barang sampai, tanaman juga langsung saya tanam. Ada keterangan panduan untuk menanam dan perawatannya di dalam kemasannya. Saya langsung melubangi teras agar bisa tembus kedalam tanah. Yang satunya, tanaman saya letakkan di bawah pagar yang memang sudah langsung ke tanah. Kedua tempat tersebut memang tidak terkena sinar matahari langsung. Sehingga pas bila di jadikan sebagai tempat penanaman awal sehingga tanaman tidak kepanasan. Setelah di tanam, tanaman cempedak ini juga saya siram hingga benar-benar basah seperti saya menangani penanaman yang biasanya.

Hari pertama, tanaman tersebut memang menjadi lebih layu dari kondisi kemarin. Hari berikutnya, tidak ada tanda-tanda yang lebih baik. Sebaliknya, kondisi tanaman menjadi lebih layu. Saya sempat memfoto tanaman tersebut untuk mengetahui perkembangannya. Setelah 5 hari, tanaman menjadi kering. Karena itu, maka saya mencoba menghubungi penjualnya untuk menanyakan langkah-langkah apa yang harus saya lakukan agar tanaman bisa segar kembali atau paling tidak bisa di selamatkan. Setelah mendapat nomor WA, saya pun menanyakannya. Foto tanaman juga tidak lupa saya lampirkan. Dan ternyata, katanya penjualnya ada garansi untuk penggantian tanaman.

Namun, karena pada saat itu masih hari libur lebaran, maka toko tanaman sedang tutup. Jadi, saya ucapkan terima kasih dan saya coba nanti akan menghubunginya kembali setelah toko buka kembali. Paling tidak setelah lebaran saya akan coba kembali. Sampai dengan tulisan ini saya buat, toko masih libur. Jadi, nanti bila sudah  ada perkembangan akan saya coba update kembali lewat tulisan di sini.

Sedangkan tanamannya, sekarang masih dalam kondisi kering. Saya mencoba untuk membuka kulit di bagian bawah tanaman dan ternyata masih ada getahnya yang menandakan tanaman masih ada peluang untuk hidup. Namun, itu untuk tanaman bagian bawahnya atau tamana induknya. Sedangkan bagian atasnya yang merupakan sambungan dari proses okulasi saya tidak berani membukanya karena batangnya yang berukuran kecil. Saya khawatir tanaman akan kenapa-kenapa bila saya membuka sebagian kulitnya untuk mengetas tanaman masih hidup atau tidak.

 

 

Posted on

Ini Dia, Toko Perlengkapan TNI Polri Murah Dengan Harga Grosir

Bila Anda membutuhkan berbagai perlengkapan TNI Polri dalam jumlah besar baik untuk di jual kembali atau untuk di gunakan memenuhi kebuhan instansi, Anda perlu mencari toko yang murah.  Tentunya dengan harga yang murah, Anda bisa tetap mendapatkan selisih profit meskipun harga Anda tetap bisa bersaing. Hal ini sangat wajar karena bila Anda menjual dengan harga yang tinggi, maka pembeli akan meninggalkan Anda dan mencari toko perlengkapan tentara yang lain yang menjual dengan harga yang lebih murah.

Namun, meskipun murah Anda juga sebaiknya tetap teliti. Jangan sampai karena tergiur harga yang murah, maka Anda mendapatkan barang yang kualitasnya asal-asalan. Meskipun, mungkin kita semua tahu bahwa ada harga ada kualitas. Meskipun begitu, ada baiknya Anda minta contoh barang yang akan Anda beli terlebih dahulu sebelum menyesal kemudian. Bila dari contoh barang yang Anda beli tersebut cocok, barulah Anda membeli dalam jumlah besar. Distributor Perlengkapan TNI Polri biasanya akan memberikan contoh dengan cuma-cuma bila Anda sudah sering membeli ataupun bila Anda merupakan langganannya. Sungguhpun demikian, kalau kita membeli satu atau dua sampel agaknya tidak akan menjadi masalah daripada nanti kita rugi banyak karena resiko salah beli.

Salah satu toko perlengkapan TNI Polri yang murah adalah Refreshop. Sebagai toko grosir, Refreshop menjual berbagai produk perlengkapan militer dengan harga yang lebih murah bila di bandingkan dengan toko lainnya yang juga jual perlengkapan TNI Polri. Tentu saja, agar bisa lebih murah sebaiknya  Anda membeli dalam jumlah banyak.  Apalagi untuk beberapa barang, Refreshop memproduksi sendiri produk-produk yang di jualnya sehingga harga yang di berikan untuk Anda memang benar-benar harga yang bisa bersaing. Tidak hanya itu saja, di sana juga menjual Aneka Macam Perlengkapan Satpam Atau Security.  Hal ini sangat cocok bagi Anda yang sedang menjalankan Bisnis Perlengkapan Militer, TNI, Polri, Security dan Kedinasan di kota Anda. Andapun bisa mendapatkan produk-produk yang bisa Anda jual kembali di kota Anda.

Untuk kecepatan respon apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin memesan, Anda bisa mengunjungi website resminya yang ada di http://www.refreshop.net. Jangan khawatir bila Anda berada di luar kota bahkan di luar pulau sekalipun karena Refreshop sudah berpengalaman dalam melayani berbagai pelanggan di luar kota dan di luar pulau. Biasanya, pengiriman barang akan di lakukan via ekspedisi kereta api untuk di pulau jawa dan ekpedisi laut untuk luar pulau. Bila Anda menginginkan ekspedisi yang cepat juga bisa memilih ekpedisi udara. Namun, untuk jalur ini Anda bisa mengambilnya sendiri di bandara yang terdapat perusahaan ekspedisi yang sama di kota Anda. Anda bisa berkonsultasi langsung tentang hal ini dengan customer servicenya di contact us.

Untuk pemesanan dalam jumlah banyak, Refreshop juga bisa membuatkan produk yang sesuai dengan spesifikasi teknis atau spektek bila Anda memilikinya. Dengan pengalaman yang cukup lama, beberapa pelanggan dari berbagai instansi seperti TNI dan Polri sudah menjalin kerjasama dengan mengambil produk-produk dari sana karena memang ada banyak pilihan mulai dari kualitas biasa hingga kualitas untuk jatah yang bisa Anda dapatkan di sana.

Tidak hanya itu, untuk pemesanan eceran dan dalam jumlah kecil Anda juga bisa langsung memesannya secara online. Anda bisa kunjungi laman cara pemesanan untuk cara ordernya. Tidak perlu repot karena Anda hanya tinggal daftar dan login, lalu pilih barang yang ingin Anda pesan. Apabila Anda masih bingung, anda bisa melihat FAQ untuk pertanyaan yang sering di tanyakan oleh calon pelanggan. Agar leibih mudah di akses dimana saja, Anda bisa download katalog berbagai produknya untuk yang sudah di sediakan. Peta situs juga di sematkan untuk pelanggan yang ingin menjelajahi toko online perlengkapan tni polri tersebut yang sangat berguna agar pengunjung lebih mudah dalam menemukan berbagai produk yang dijual di sana. (sp)

Posted on

Berbisnis Ikan Mas Koki Dan Ikan Hias

Sepertinya, inilah saat yang tepat untuk saya memulai bisnis penjualan ikan mas koki dan ikan hias ini. Dulu, memang saya tidak segera memulai karena saya harus memberikan kesempatan untuk orang lain yang ingin mencoba peruntungan di bidang ini. Namun, setelah saya tunggu sekian tahun dan ternyata tidak ada yang mengambil kesempatan ini, maka perlu kiranya saya yang mengambilnya.

Dulu, saya memang sudah ingin berbisnis bidang ini. Namun, karena lokasi saya yang masih jauh di sana maka keinginan ini saya pendam. Sejak SMU, saya juga sudah belajar berbisnis ikan koki ini dengan bergabung dengan teman yang memiliki kolam untuk bersama-sama memelihara ikan mas ini. Karena masih tahap belajar, dulu saya juga tidak berhasil 100 persen dalam memelihara dan membesarkan ikan tersebut.

Saat kuliah, saya juga pernah mencoba memasarkan ikan hias ke berbagai pasar yang menjual ikan hias secara khusus. Namun, sepertinya hal itu tidak mudah karena saya juga masih bermodal nekat dan belum mengetahui sistem pemasaran yang baik.

Harapa saya tetap sama, bisa membantu masyarakat sekitar sini pernah saya lakukan dengan harapan agar perekonomian petani ikan di sini semakin lebih baik. Pernah juga saya bergabung dengan adanya pokdakan agar bisa menjadi lebih baik. Namun, ternyata tidak semua bisa di bantu dengan cara seperti itu. Meskipun juga tidak bisa di katakan gagal, namun mungkin bukan itu yang bisa dilakukan agar cara ini bisa efektif dan efisisien.

Sejak tahun 2011, saya sudah membuat blog tentang penjualan ikan mas koki di sini: Jual Ikan Mas Koki. Di sana saya tidak langsung mengumumkan bahwa saya menjual ikan mas koki.  Bisnis utama saat itu adalah kedai kopi dan perlengkapan TNI Polri yang juga masih tahap membantu orang tua.  Di tahap awal, saya ingin menjajaki bagaimana permintaan akan ikan ini di Indonesia. Tinggi atau tidak. Selain itu, blog ini saya juga gunakan untuk salah satu lini pemasaran ikan mas koki.  Ternyata responnya cukup bagus. Akhirnya, di tahun 2017 ini saya kira tidak ada lagi halangan untuk saya terjun ke bisnis ikan mas koki ini. Saya kira saya siap untuk memulai memasarkan secara intens ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Saya juga sudah siap dari segi materi, karantina, hingga pengiriman ke luar pulau di Indonesia.

Semoga saja, semua berjalan dengan lancar. Selain bisa menjadi salah satu jalan rizqi yang Tuhan berikan, hal ini juga bisa membantu masyarakat para petani ikan agar bisa menjual ikan hasil panennya dengan mudah. Saya juga merasakan bisnis di bidang ini lebih aman, lebih bersih dan terasa nyaman karena saya juga menyukai ikan hias. Tidak hanya ikan mas koki seperti ikan koki ranchu, ikan koki ryukin, ikan demekin , ikan koki oranda pancawarna dan lain-lain, namun ikan hias yang lain juga bisa saya bantu pemasarannya seperti ikan guppy, ikan cupang, ikan lemon, ikan sumatera, dan ikan yang lainnya.

Posted on

Klik Di Sini Bila Anda Mencari Jas Hujan Yang Kuat Dan Awet Dengan Harga Grosir

Ada yang bilang kalau mau sukses, jangan sampai gara-gara sedikit halangan, semua rencana kita menjadi berantakan. Seperti halnya dengan rencana kita yang jangan sampai terhenti gara-gara hujan saat kita di tengah jalan. Kalau memang saat kita tidak tergesa-gesa atau pas lagi tidak ada rencana mungkin hal itu tidak akan menjadi masalah. Namun, bila saat kita ada rencana yang harus kita lakukan sedangkan hujan sudah datang, maka jas hujan menjadi salah satu hal yang sangat penting agar kita bisa tetap meneruskan perjalanan.

Dari dulu hingga sekarang, keberadaan jas hujan memang sangat membantu manusia dalam berbagai aktivitasnya. Model dan jenisnya juga beragam, terus berkembang mengikuti jaman dan kebutuhan penggunanya. Kalau dulu kita mengenal jas hujan model kelelawar atau ponco saja, sekarang sudah banyak model baru seperti model mantel dengan dua kepala, model setelan dan masih banyak lagi yang lainnya. Bahkan, yang terakhir ini ada jas hujan yang memang di buat khusus untuk pengguna wanita yang berhijab. Jadi, bawahan yang di gunakan modelnya sama dengan rok yang panjang kebawah.

Sekarang, apabila Anda membutuhkan jas hujan Anda tidak perlu khawatir lagi karena jas hujan banyak di jual secara online. Jadi, tidak seperti dulu yang hanya di jual secara offline.  Kelebihannya, di online kita bisa mendapatkan banyak pilihan jas hujan yang di jual dari penjual yang ada di seluruh Nusantara. Salah satu penjual jas hujan yang terpercaya dan sudah banyak di rekomendasikan banyak orang adalah Refreshop. Sebagai distributor perlengkapan TNI Polri yang sudah ada sejak lama, Refreshop juga menjual aneka jas hujan khususnya untuk jas hujan yang benar-benar kuat dan awet karena memang di desain untuk anggota kemiliteran seperti jas hujan hijau loreng TNI dan jas hujan warna kuning untuk polisi.

Jas Hujan Hijau Loreng Untuk Tentara TNI Dan Kemiliteran
Jas Hujan Hijau Loreng Untuk Tentara TNI Dan Kemiliteran
Jas Hujan Kuning Untuk Polisi
Jas Hujan Kuning Untuk Polisi

Selain itu, jas hujan yang untuk umum namun memiliki kekuatan dan keawetan yang cukup baik adalah Jas Hujan JHYL02KS dan Jas Hujan Setelan JHST02KS

Jual Jas Hujan JHYL02KS Murah Grosir Yang Kuat Dan Awet Distributor Refreshop
Jual Jas Hujan JHYL02KS Murah Grosir Yang Kuat Dan Awet Distributor Refreshop

Jas hujan yang berwana oranye ini sangat cocok untuk di pakai saat mengendari kendaraan bermotor sehingga sangat mudah terlihat. Tidak hanya itu, warnanya yang khas juga sangat sesuai bila di pakai di proyek saat hujan tiba. Dengan jas hujan ini, pekerjaan yang ada di proyek Anda tidak akan terganggu oleh adanya hujan. Kelebihan lain dari mantel hujan ini adalah bahan kainnya yang kuat sehingga awet di pakai dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, bahan kain yang di gunakan juga tidak keras sehingga cukup lembut saat di pakai. Untuk resleting yang di pakai cukup lancar dan nyaman. Untuk kancing bajunya juga sangat mudah di pasang dan di lepas sehingga kita bisa memakainya dengan cepat saat dalam perjalanan.

 

Jas Hujan Kode JHST02KS Murah Grosir Di Refreshop
Jas Hujan Kode JHST02KS Murah Grosir Di Refreshop

Untuk jenis jas hujan dengan kode JHYL02KS ini juga memiliki lapisan tambahan di bagian dalamnya sehingga saat di kenakan tetap nyaman meskipun kondisi dalam keadaan hujan. Hal ini tentu sangat berbeda bila di bandingkan dengan jas hujan yang tidak menggunakan lapisan tambahan yang cenderung akan panas dan lembab saat di pakai oleh penggunanya.

Tidak hanya di Refreshop, Anda juga bisa membeli jas hujan yang kualitasnya bagus ini di Tokopedia dan di Bukalapak. Bila Anda berminat ingin membeli di platform toko online tersebut,  Anda bisa mengunjunginya di sini:

Tokopedia:

Jas Hujan Layar Setelan Kuat Dan Awet 8S8-SPW-SCH Murah Grosir

Jas Hujan Kuat Awet Layar Rain Coat 200 PRC YLT Murah Grosir Refreshop

Bukalapak:

Jas Hujan Setelan Layar Kuat Dan Awet 8S8-SPW-SCH Murah Grosir Refreshop

Jas Hujan Layar Kuat Awet Rain Coat 200 PRC YLT Murah Grosir Refreshop

Dari kesekian produk-produk tersebut Anda masih dapat potongan harga khusus bila pemesanan dalam jumlah besar. Paling tidak, potongan spesial akan di berikan bila pembelian diatas jumlah 20 buah jas hujan. Sedangkan untuk pembelian eceran, Anda juga masih bisa membeli dengan harga yang sudah di sebutkan di toko online di atas.(sp).

 

Posted on

Mengenal Produsen Tas

Pertama kali saya mengenal bagaimana tas itu di buat adalah sekitar 16 tahun yang lalu. Saat itu, saya menikah dengan istri saya yang kebetulan ayahnya adalah seorang produsen tas. Tidak hanya memproduksi aneka tas, tapi juga memproduksi aneka seragam dan perlengkapan TNI Polri.

Di sini, di daerah Tulungagung memang merupakan salah satu daerah dengan jumlah produsen tas yang cukup banyak. Tidak sedikit tenaga kerja yang terserap dari sektor ini. Pergerakan ekonomi juga bisa terasa karena masyarakat kecil bisa mendapakan lapangan pekerjaan dan mendapatkan penghasilan.

Produsen Tas Sekolah Tulungagung
Produsen Tas Sekolah Tulungagung

Tas yang di produksi pun juga tidak hanya satu macam. Mulai dari tas sekolah, tas kantor, tas militer, tas pelatihan, tas motor dan dan masih banyak lagi yang lainnya. Paling tidak ada dua jenis tas yang di produksi di sana. Ada tas ransel dan ada tas selempang serta ada juga jenis koper meskipun jumlahnya tidak sebanyak dua jenis tas tersebut di atas.

Untuk warna kain yang di gunakan sebagai bahan utama tas juga bermacam-macam mulai dari warna netral seperti hitam, hijau, biru, oranye, hingga berbagai motif loreng seperti motif loreng NKRI, loreng malpinas dan masih banyak lagi yang lainnya.

Aneka Tas Sekolah Murah Grosir Berbagai Jenis Dan Warna
Aneka Tas Sekolah Murah Grosir Berbagai Jenis Dan Warna

Saya pernah googling tentang produsen tas atau pabrik tas untuk mencari lebih dalam tentang ini. Ada beberapa referensi yang saya gunakan dan mungkin akan kita share di sini sehingga bisa menambah pengetahuan bagi pembaca semuanya.

Sebenarnya, produsen tas di artikan sebagai orang atau perusahaan yang melakukan kegiatan pengelolaan sumber daya untuk tujuan menghasilkan tas. Masih dari sumber website Refreshop tersebut, di sebutkan juga dalam memproduksi tas biasanya produsen memiliki sumber daya yang harus di miliki seperti sumber daya manusia seperti karyawan dan sumber daya lain seperti alat, mesin tenun, mesin jahit dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk contoh sumber daya yang saya lihat di produsen tas di orang tua saya tersebut juga sebenarnya juga sama. Mulai sumber daya manusia dari karyawan yang bagia memotong hingga menjahit. Serta ada sumber daya yang lain seperti peralatan seperti beberapa mesin pemotong untuk kain dan juga tentu saja ada mesin jahit yang akan di gunakan untuk menjahit.

Beberapa sumber daya tersebut memang di olah untuk bisa menghasilkan tas. Ada beberapa proses yang harus di lalui sehingga bisa menjadi hasil akhir yaitu sebuah tas. Karena sudah berpengalaman cukup lama, seperti yang sudah saya lihat sepertinya beberapa proses sudah tersistem dengan baik meskipun belum tertulis. Mulai dari pesanan yang datang dari konsumen hingga di serahkan ke bagian potong untuk lalu bisa di jahit sesuai dengan pesanan.

Beberapa karyawannya pun sepertinya sudah mahir dalam proses pemotongan. Paling tidak, sudah tahu bagian apa saja yang harus di potong dan berapa saja ukurannya sehingga nantinya potongan-potongan kain tersebut siap untuk di jahit oleh penjahit. Begitupun juga dengan penjahit tasnya. Lumayan cepat untuk bisa mengerjakan sebuah tas mulai dari lembaran kain, pemasangan saku, resliting hingga webing yang akan di pasang sebagai tali selempang untuk penggunanya.

Untuk proses yang lebih efisien dan efektif, tidak semua pengerjaan di lakukan di tempat itu. Hampir sebagian besar pengerjaan di lakukan di penjahit dan dilakukan di rumahnya masing-masing. Biasanya, penjahit-penjahit tersebut akan mengambil potongan kain yang siap di jahit beserta peralatannya dan akan mengerjakannya di rumah setelah mengerti benar desain tas yang seperti apa yang akan di kerjakannya tersebut. Untuk ongkos pengerjaannya pun juga di lakukan per tas. Tinggal mengalikan saja berapa tas yang sudah di kerjakan dan nanti akan di bayarkan sesuai dengan jumlah tersebut.

Yang membuat saya heran, ternyata jumlah penjahit yang berada di luar itu sangat banyak. Memang di daerah tersebut ada banyak sekali penjahit yang mempunyai keterampilan untuk bisa membuat tas. Sehingga, tidaklah sulit untuk mencari penjahit terutama bila ada banyak pesanan yang harus di kerjakan dalam waktu yang singkat. Saya amati, memang hal ini sudah terjadi sejak dulu. Sepertinya, semua terjadi begitu saja dan tentu saja juga tidak terjadi dalam waktu yang singkat karena dari dulu sudah ada beberapa pergantian generasi dari pengusaha yang bergerak di bidang produksi tas dan perlengkapan militer di lingkungan sini.

Untuk pemasaran dari produsen tas di sini, memang lebih banyak dari mulut ke mulut. Pengalaman bertahun-tahun menjual tas membuat produsen tas akan mempunyai banyak pelanggan. Dari kesekian pelanggan, tentu ada yang melakukan pembelian ulang dan menjadi konsumen loyal. Selain itu, pembeli yang merasa puas akan produk yang di hasilkan akan memberikan rekomendasi kepada teman-temannya atau bahkan saudaranya untuk membeli tas di sini. Saat itu penjualan secara online masih belum begitu seramai sekarang ini. Meskipun begitu, ada juga yang membeli untuk di jual secara online. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi penjual karena memang karena harganya yang terjangkau, tas yang di produksi di sini tidak menggunakan label sehingga penjual bisa secara bebas menjualnya kembali.

Bagi Anda yang sedang mencari tas, Anda bisa menghubungi kami di 081 334 82 9393 atau di 0811 233 989 untuk informasi dan pemesanan. Potongan harga spesial akan di berikan bila pemesanan dalam jumlah besar. Anda bisa menghubungi kami via telepon, sms dan juga WA untuk respon yang lebih cepat. (sp)

Posted on

Dari Ruangan Bekas Kedai Kopi Setahun Yang Lalu

Setelah melihat foto ini, saya penasaran untuk melihat kapan foto ini di ambil. Ternyata tanggal 3 desember 2015. Lebih dari setahun sudah foto ini karena sekarang sudah tanggal 1 januari 2017. Saya mendapati foto ini setelah saya ingin memindah foto-foto yang memenuhi hardisk macbook pro saya dan saya ingin memindahnya ke laptop saya yang dulu. Ada perintah kalau hardisk penuh jadi saya harus memindah foto-foto lama yang mungkin sudah tidak ingin saya gunakan dalam waktu yang dekat.

Dari bekas ruangan kedai kopi setahun yang lalu
Dari bekas ruangan kedai kopi setahun yang lalu

Ruangan ini terlihat seperti masih kosong karena memang barusan di bersihkan. Dulunya, ini adalah salah satu ruangan utama kedai kopi yang saya rintis sejak tahun 2012 lalu. Sekarang? Seperti yang Anda lihat, kedai kopi itu saya tutup. Saya ingin ganti usaha yang baru. Salah satunya adalah usaha perlengkapan TNI Polri atau yang biasa di sebut dengan toko perlengkapan militer.

Seperti yang bisa terlihat, ruangan ini masih kosong. Hanya ada satu etalase dan beberapa tas yang hendak kami jual. Etalasanya pun juga belum ada isinya sama sekali. Kami benar-benar memulai dari nol untuk outlet di sini meski kami sudah memulai bisnis ini secara online sejak tahun 2009 membantu orang tua saya dalam pemasarannya. Di bagian kanan juga bisa terlihat papan kayu yang saya buat dari bahan triplek yang tebal yang menempel di dinding sebagai tempat tas. Itu pun juga dari bekas kandang burung murai batu yang sudah saya bongkar cukup lama beberapa waktu yang lalu.

Beberapa lampu untuk membantu pencahayaan foto produk terlihat di sana. Meskipun ternyata saya menyadari bahwa lampu tersebut tidak maksimal dan harus saya ganti. Eksperimen saya belum berhasil. Penggunaan lampu kuning tidak membuat produk terlihat menjadi lebih baik. Malah terkesan menjadi aneh. Tas ransel militer kami yang sudah kami coba pada saat itu. Dan hasilnya seperti yang Anda bisa duga. Sama sekali kurang memuaskan.

Dari situlah paling tidak saya harus menyadari bahwa usaha itu harus terus dilakukan. Kalau perlu tanpa menyerah sedikit pun. Yang penting terus mencoba dan terus berusaha. Karena dari situlah kita tahu akan kesempatan baru dan kemampuan baru yang kita peroleh dari terus belajar tersebut.

Kesabaran juga menjadi tonggak utama faktor keberhasilan. Saya percaya, kalau kita sabar Allah pasti akan memberikan untuk kita yang terbaik. Semua hanyalah tinggal masalah waktu dan kita harus sabar dalam menjalaninya. Saya juga yakin, semakin lama kita pasti akan semakin baik.

Harapan kami salah satunya adalah kami ingin menjadi lebih baik. Kami ingin bisa tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Tidak seperti saat kami menjalankan bisnis yang laalu. Hampir setiap hari kami harus tidur jam 12 malam.

Sekarang, Alhamdulillah semuanya menjadi lebih baik atas ijin Allah. Dalam waktu satu tahun ini, etalase toko kami sekarang sudah hampir penuh dengan barang-barang yang siap untuk di jual. Siap untuk di pasarkan ke seluruh Indonesia melalui online dan ofline karena kami selalu siap untuk mengirimkan barang pesanan kami kemana saja konsumen kami berada. Satu rak besar ukuran 3 meter kali 3 meter dengan lebar sekitar 50 cm menjadi tempat produk-produk kami. Semua kami tata sedemikian rupa sehingga lebih mudah untuk kami ambil bila Ada pesanan baru.

Mulai dari tas, sabuk, kopelrim, topi, sepatu, rompi, drahrim, seragam, hingga asesoris perlengkapan militer dan kedinasan kami jual di sini. Penambahan produk terus kami upayakan untuk bisa menjadi toko yang lebih lengkap. Hal itu kami lakukan karena kami ingin, toko kami menjadi toko perlengkapan kedinasan yagn terlengkap selain kami juga terus memproduksi sendiri sebagian besar barang yang kami jual. Kami juga berharap akan ada banyak lagi produsen-produsen yang siap bekerjasama dengan kami. Mereka yang memproduksi dan kami yang akan memasarkannya.

Posted on

Saat Saya Menanam Tanaman Buah Di Lahan Terbatas

Bersyukurlah Anda bila Anda memiliki pekarangan luas apalagi bila Anda memiliki hobi bertanam. Kenapa? Karena tidak semua orang yang mempunyai hobi bertanam memiliki pekarangan yang luas untuk menyalurkan hobinya. Memang, sekarang ini metode penanaman dengan menggunakan pot atau yang biasa di kenal dengan tambulapot sudah lazim dan sudah di lakukan banyak orang. Namun, bagi beberapa orang apalagi pemula hal tersebut masih belum bisa dilakukan karena kurangnya informasi bagaimana perawatannya. Tidak semua tahu bagaimana apa pupuk yang di gunakan dan bagaimana pemberian nutrisinya dan lain sebagainya.

Yang paling mudah menanam tanaman buah seperti ini memang di tanah secara langsung. Selain pertumbuhan tanaman bisa lebih cepat, tanaman juga akan lebih cepat berbuah. Hal tersebut sangat dimaklumi karena tanah asli terdapat nutrisi yang di butuhkan oleh tanaman. Bukankah kita sering melihat tanaman bisa bertumbuhkembang dengan baik meskipun tanpa di beri pupuk sekalipun? Pohon-pohon tersebut juga bisa berbuah dengan baik, bukan? Nah, itu maksud saya. Memang jauh lebih mudah menanam di tanah langsung daripada di pot yang kita harus merawatnya setiap hari seperti menyirami dan lain-lainnya.

Dari dulu memang saya sudah sangat menyukai bertanam. Tapi, karena kesibukan dan kurangnya pengetahuan tentang hal tersebut, akhirnya hobi tersebut kurang bisa saya lakukan dengan maksimal. Saya masih ingat saat saya menyempatkan menanam sawi di samping rumah saat musim penghujan. Saya berharap, bisa memanen setiap saat saat saya mau memasak mie instan atau buat ibu saya. Sama seperti bapak saya yang suka menanam cabe di pekarangan depan rumah. Saat berbuah, kami bisa memetik setiap saat saya makan gorengan. Benar-benar organik. Tanpa pestisida. Dan yang jelas, segar sekali karena di petik langsung. Sungguh nikmat rasanya.

Namun, Saya saat itu masih kuliah di Malang. Jadi, setelah menanam saya tinggal ke malang selama seminggu. Lalu, sawi tersebut saya biarkan saja karena memang musim hujan dan tidak perlu penyiraman yang intensif. Tapi hal yang tidak saya inginkan terjadi. Bukannya malah panen, tapi sawi-sawi tersebut malah rusak dan habis dimakan ayam tetangga. Bapak dan ibu saya jelas tidak tahu karena itu di samping rumah yang tidak bisa di awasi setiap hari. Saya pun juga menyadari bahwa seharusnya saya memasang pagar atau apa agar aman. Yah, tapi itulah pengalaman yang sampai sekarang saya masih ingat dengan jelas.

Begitupun juga dengan saat di malang, saya sering membeli bunga di pasar bunga splindid Malang untuk di tanam di rumah. Saat itu saya juga masih suka hobi burung. Kebetulan, pasarnya berdekatan dengan pasar burung. Saya sering bersama istri saya saat itu pergi ke pasar burung atau pasar bunga Splindid. Saya masih ingat ketika membeli bunga lavender agar bisa mengusir nyamuk yang ada di rumah Boyolangu saat itu. Tapi ya itu, setelah membeli saya tinggal lagi ke Malang. Tanaman tersebut saya biarkan begitu saja. Kadang-kadang bapak saya yang menyiraminya dan merawatnya.

Ketika memulai usaha kedai kopi, saya juga membeli tanaman untuk saya gunakan sebagai tanaman hias di kedai kopi saya.  Beberapa tanaman seperti palem yang murah tapi besar menjadi pilihan saya saaat saya berada di Sidoarjo kala itu. Selain itu tiga pohon cemara juga saya beli karena bentuknya yang bagus. Beberapa bunga gantung juga saya beli di toko tanaman yang ada di jalan Sidoarjo Surabaya saat itu. Semua tanaman di angkut bersama kakak saya.  Namun, karena lama menunggu kedai kopi buka, sebelum di pakai untuk menghias kedai kopi cemara-cemara tersebut sudah mati.

Kakak saya pun juga membawa tanaman dari rumahnya khusus untuk di tempatkan di kedai kopi agar terlihat bagus. Saya masih ingat kalau tidak salah bunga sansivera yang di bawa di mobil jeepnya saat itu.  Tapi karena kurang tahu perawatannya, setelah beberapa waktu bunga-bunga tersebut akhirnya juga mati satu persatu. Sayang sekali sebenarnya. Tapi mau di apakan lagi. Setelah saya ingat-ingat, tanaman tersebut ada yang kurang penyiraman dan ada juga yang kurang sinar matahari karena saya letakkan didalam kedai kopi. Jarang sekali saya menjemurnya.

Begitupun juga di kedai kopi yang ada di Ngunut, Tulungagung. Di sana saya juga membeli beberapa bunga seperti bunga pucuk merah, bunga jari-jari, gelombang cinta dan masih banyak lagi yang lainnya. Saat saya masih di sana, semua terawat dengan baik. Sampai akhirnya, tanaman-tanaman tersebut juga mati dan kurang terawat saat saya pindah ke Boyolangu. Karyawan kedai kopi saya kurang bisa merawatnya karena memang kondisi kedai kopi juga ramai. Selain itu, mereka juga kurang tahu bagaimana merawat bunga-bunga tersebut.

Setelah di Boyolangu, saya mencoba membeli benih tanaman melalui toko tanaman online. Saya mencoba durian, cempedak dan nangkadak.  Namun, setelah beberapa lama, durian tersebut mati dan untuk cempedak dan nangkadak saya pindah ke tanah di depan rumah. Meskipun sempit, saya usahakan agar setiap hari dua tanaman tersebut bisa mendapatkan sinar matahari. Karena di tanah, keduanya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Meskipun masih kecil, akhirnya nangkadak yang merupakan silangan antara nangka dan cempedak tersebut mau berbuah. Kalau saya hitung-hitung, sebenarnya usia kedua tanaman tersebut memang sudah ada setahun lebih. Cuma karena keduanya lama di pot dan perkembanganya kurang maksimal, mereka tidak mau tumbuh apalagi berbuah.

pohon cempedak yang mulai tumbuh
pohon cempedak yang mulai tumbuh

Puas nangkadak saya berbuah, saya pun akhirnya membeli dua kelengkeng atau klengkeng. Saya membelinya juga karena tidak sengaja. Suatu sore, ada pedagang tanaman yang menjual aneka tanaman buah dengan sepeda. Pertama saya kasihan juga dengan penjualnya. Barang dagangannya kalau tidak salah cuma 4 atau lima. Ada tiga klengkeng dan satu jeruk. Saya tidak menawarnya karena saya memang pada saat itu kurang berminat.  Lalu ibu saya menawar 20 ribu untuk satu klengkeng. Setelah beberapa saat, pedagang tersebut memberikan harga 20ribu asal klengkeng yang biasa dan bukan yang bagus. Pada saat itu memang ada dua jenis, yang satu jenis biasa dan yang dua adalah jenis yang bagus. Karena ibu saya tidak mau dan maunya hanya yang bagus untuk harga tersebut akhirnya pedagang tersebut tidak mau dan pedagang tersebut pergi.

nangkadak silangan buah nangka dan cempedak dari toko tanaman online yang saya beli
nangkadak silangan buah nangka dan cempedak dari toko tanaman online yang saya beli

Selang sehari kalau tidak salah, ada yang mencari ibu saya. Kakak saya yang memberi tahu karena memang pada saat itu dia sedang merangkai besi untuk mendirikan rumahnya di sebelah.  Ternyata setelah saya keluar, yang mencari adalah bapak pedagang tanaman yang kemarin sore datang. Dia kali ini kembali menawarkan tanamannya kepada ibu saya. Sebetulnya, dia mampir kerumah karena hujan. Lalu, karena saya kasihan saya pun akhirnya mau membeli dua buah klengkeng jenis yang bagus dengan harga 50ribu rupiah. Saya juga kurang yakin apakah klengkeng tersebut memang dari jenis yang bagus. Kata pedagangnya sih bisa cepat berbuah karena memang di stek dengan dahan dari jenis klengkeng yang genjah. Tapi ya sudah lah. Saya beli juga. Meskipun tidak ada lahan. Akhirnya saya berencana menanamnya di samping cempedak dan nangkadak saya.  Sedangkan yang satunya, saya tanam sementara di tempat dulu nangka saya tumbuh tidak sengaja di depan rumah.

pohon klengkeng atau kelengkeng yang baru saja saya beli dari pedangang keliling
pohon klengkeng atau kelengkeng yang baru saja saya beli dari pedangang keliling

Semoga saja, keduanya bisa hidup dan mau berkembang dengan baik. Mau besar dan mau berbuah. Bisa bermanfaat buat makhluk yang lainnya. Menjadi amal jariyah dan bisa menjadi inspirasi buat pembaca semuanya.  Saya juga punya planing, setelah agak besar saya akan memindahkannya di lahan yang mungkin agak besar. Di belakang rumah saya rencananya akan di buka atapnya untuk di jadikan tempat jemuran sekaligus dapur sehingga saya mungkin bisa memindahkan ketiga tanaman tersebut di sana.

 

 

Posted on

Menggunakan Anonim Untuk Menulis Bebas

Beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang menulis bebas di area privat untuk bisa melatih menulis dengan baik. Namun, terkadang kita masih tetap ragu apakah tulisan yang kita tulis tersebut apakah benar-benar kita simpan di area yang privat atau mungkin di lain waktu kita berubah pikiran untuk mempublishnya atau menerbitkannya. Alasan untuk menerbitkannya memang bukanlah tidak mungkin terjadi. Untuk bisa mengupdate artikel di blog kita, sesekali kita mungkin sedang tidak bisa menulis artikel yang resmi karena mood yang tidak bagus atau mungkin karena kesibukan yang lainnya. Nah, maka dari itu sebagai blogger yang harus terus mengupdate artikel, menerbitkan tulisan yang semula ingin kita jadikan privat bisa kita lakukan dengan cara yang etis. Kitapun bisa tetap terus berkarya menuliskan ide-ide kita.

Anonim atau menggunakan nama lain menjadi pilihan yang tepat agar kita tetap bisa menulis tanpa harus orang lain tahu siapa kita. Seperti artikel ini. Di blog ini saya pun juga menggunakan anonim agar saya tetap bisa menulis dengan bebas. Prinsip saya masih sama. Selama saya tidak melanggar norma agama, norma kesopanan atau norma kesusilaan, semua itu saya pikir masih sah-sah saja. Toh, saya juga tidak menulis hal-hal yang menyinggung SARA. Dengan menggunakan anonim saya tetap bisa menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran saya. Dan yang terpenting, saya juga bisa belajar berkomunikasi dengan baik melalui tulisan seperti ini. Apalagi bila di tahap awal kita menggunakan teknik menulis cepat. Itu akan lebih baik lagi untuk belajar menulis di awal-awal.

Dengan anonim pun kita juga bisa menulis di tempat lain atau di blog lain semau kita. Bila saya ingin menulis di sini, ya saya akan menulis disini dengan senang hati. Begitu juga kalau mungkin saya bosan di sini, saya juga menulis di tempat lain. Selain untuk memberikan suasana baru, saya juga bisa mengupdate artikel blog-blog saya yang lain. Tidak ada salahnya, bukan kalau kita sekali mendayung banyak hal yang terlampaui?

Saya masih ingat ketika saya suka menggunakan nama Ibnu Yaumih pada saat saya masih kuliah di Malang. Nama ini berarti ibu hari. Dulu saya masih ingat saya merasa sering sekali membuang-buang waktu saya. Masa kuliah saya tidak maksimal dan masih sering saya gunakan untuk hal-hal yang sia-sia. Saya masih sering main ke sana kemari tanpa ada tujuan yang jelas. Nah, dengan nama itu saya berharap saya bisa tetap ingat kalau saya harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Paling tidak di hari itu saya harus bisa memaksimalkan semua potensi saya. Dan Ibnu Yaumih bisa di artikan untuk itu. Artinya, saya bisa menggunakan hari itu dengan hal-hal yang positif dan maksimal buat saya. Itu saja.Terlepas dengan cara itu berhasil atau tidak mungkin dari diary yang saya tulis baru bisa saya lihat bagaimana pengaruhnya dalam sikap dan kepribadian saya saat itu.

Andapun mungkin memiliki nama anonim yang lebih sesuai dengan Anda. Anda bisa mencari kira-kira nama apa yang cocok untuk Anda, atau mungkin mana yang sesuai dengan visi dan misi Anda sekarang ini. Paling tidak, dengan nama anonim ini kita bisa menggunakannya untuk tetap terus bisa menulis secara bebas. Tanpa takut ataupun malu bila di ketahui oleh orang banyak. Apalagi bila memang Anda memiliki rasa malu atau rasa percaya diri yang kurang. Selamat mencoba. (IY)

Posted on

Latihan Menulis Bebas Di Area Privat Secara Cepat

Menulis di Area Privat

Kali ini saya mencoba menulis di media yang mungkin saya jarang sekali menulis di media ini. Icloud atau salah satu fasilitas dari laptop yang saya kenakan yaitu Macbook memberikan saya fasilitas ini. Dan kali ini saya mencoba menggunakan Pages untuk membuat dokumen atau artikel. Sebenarnya mungkin hampir sama dengan Microsoft Word yang ada di Windows kali, ya. Tapi memang berbeda dari segi banyak hal. Tapi dari segi penggunaan ya sama sebenarnya. Cuma mungkin buat yang belum pernah menggunakannya sama sekali mungkin agak sedikit canggung dan lama-lama akan terbiasa setelah menggunakannya beberapa kali.

Memang, untuk setiap menulis aplikasi ini harus selalu terhubung dengan internet karena data penulisan akan di simpan dalam sebuah memory yang di sebut dengan icloud tersebut. Jadi, setiap saya menulis saya harus membuka aplikasi ini terlebih dahulu. Memang, ada fasilitas berbayar dari aplikasi ini. Dengan membayar sejumlah nominal tertentu kita bisa akan menggunakan pages ini secara offline. Jadi, tidak harus selalu terhubung dengan internet bila kita ingin mengerjakan sesuatu. Cuma saya belum mencoba versi berbayarnya.

Selama ini saya memang belum pernah membeli satu aplikasi apapun yang akan saya gunakan di Macbook Pro Retina yang saya gunakan saat ini. Sebenarnya saya pingin sekali membeli beberapa aplikasi seperti untuk mengolah gambar seperti Photoshop yang biasa di gunakan di Windows. Cuma mungkin nanti saya tidak membeli Photoshop karena harganya yang sangat tinggi buat saya. Opsi lain akan saya coba dengan pembelian beberapa aplikasi yang mungkin mirip-mirip sedikit dengan harga yang jauh lebih rendah. Hanya dengan sekitar 500ribuan saya sudah bisa menggunakan aplikasi yang akan saya gunakan untuk mengedit foto untuk saya upload di blog atau di toko online saya seperti toko online perlengkapan TNI Polri, Toko Tas Ransel Online dan lain sebagainya.

Kembali ke penulisan artikel secara privat, hal ini memang ada beberapa tujuan kenapa saya melakukan ini. Seperti yang saya baca dari salah satu buku yang saya baca menulis di area privat seperti ini bagus sekali untuk melatih ketrampilan menulis kita. Dengan cara ini kita bisa menuangkan ide dan pemikiran kita secara bebas tanpa ada ketakutan dan kekhawatiran takut salah. Sayang sekali, cuma saya lupa judul bukunya. Di buku tersebut di jelaskan bahwa agar kita cakap berkomunikasi terutama via lisan dan tulisan, maka melatih diri kita untuk menulis di ruang yang privat sangat efektif. Selain untuk meningkatkan kemampuan kita dalam menuangkan ide-ide kreatif yang ada dalam pikiran kita, nantinya proses tersebut bisa membuat kita lebih mampu berkomunikasi secara efektif. Sebenarnya tidak hanya menulis di ruang privat ini saja yang menjadi tips latihannya. Kalau tidak salah ada latihan membaca secara lantang, menyimak dan latihan menuliskan kembali apa yang telah kita baca. Dengan cara-cara tersebut memang saya sudah mencobanya dan ternyata cukup berhasil membuat saya merasa bebas dalam menulis. Hasilnya? Tulisan ini contohnya.

Dimana Saja Dan Kapan Saja

Tidak harus selalu di laptop atau di komputer. Menulis privat ini bisa kita lakukan dimana saja dan kapan saja. Baik di diary, buku catatan atau di mana saja yang kiranya membuat kita nyaman untuk menulis. Yang jelas, karena ini menulis privat, tentunya hanya kita saja yang tahu. Orang lain tidak boleh tahu karena bila orang lain tahu tulisan ini nantinya bukan lagi menjadi tulisan privat lagi. Kecanggiha teknologi sekarang ini sangat memudahkan kita untuk bisa menulis kapan saja dan dimana saja. Dengan smartphone misalnya. Meskipun tidak sebebas dan sefleksibel sebagaimana menulis di komputer, tapi cara ini cukup bisa di jadikan pilihan ketika kita mendapatkan ide atau sekedar untuk mencurahkan isi hati kita.

Apalagi di smartphone juga bisa menulis via email, sms, notes/catatan atau yang lain sebagainya. Kita juga bisa menulis di mana saja seperti di kedai kopi, saat istirahat di kantor saat bersantai di rumah dan lain sebagainya. Asal, saya sarankan jangan terlalu berlebihan ketika menggunkana smartphone sehingga waktu untuk keluarga kita jadi berkurang. Selain itu, di smartphone kita biasanya tergoda untuk membuka aplikasi lain dan bukannya menulis tapi malah membuka aplikasi-aplikasi yang bukan menjadi tujuan awal kita sebelumnya.

Buku Memperkaya Kata

Mungkin tidak berlebihan bila saya mengatakan itu. Sebab, tanpa banyak membaca kita akan sulit untuk bisa menulis. Apalagi untuk menulis dengan kata-kata yang bervariatif sehingga tulisan menjadi lebih enak untuk di baca. Dengan membaca secara tidak langsung berarti kita akan memasukkan kata-kata yang ktia baca ke dalam pikiran kita. Tulisan akan terkesan monoton karena apa yang ada di pikiran itu lah yang akan kita tuang ke dalam tulisan. Maka dari itu, bila pikiran kita tidak banyak di penuhi oleh referensi bacaan maka kita akan kesusahan dalam menulis. Membaca buku yang kita gemari akan lebih membuat kita maksimal dalam penyerapan kata-kata.

Sedangkan masih di buku yang sama, membaca pelan secara lantang untuk kata-kata yang ingin kita pahami juga bisa membuat kata-kata tersebut lebih bisa mempermudah pemahaman kita. Kenapa bisa seperti itu? Karena saat membaca lantang tidak hanya indra pengelihatan kita yang aktif saat kita membaca. Melainkan ada juga indra pendengaran yang juga aktif membantu kita saat memahami bahan bacaan. Itulah kenapa kita jadi lebih mudah memahami saat membaca dengan suara yang keras. Berbeda bila kita tidak melakukan itu, pemahaman kita akan lebih susah.

Untuk lebih efektif, pembacaan secara lantang tersebut tidak lah di lakukan langsung banyak. Melainkan sedikit demi sedikit agar bisa masuk dengan mudah. Sambil menikmati apa yang kita baca, bila sedikit kita akan bisa melakukan itu. Bila langsung banyak, maka pikiran kita akan kesulitan untuk memahami bila terlalu banyak dan dalam waktu yang sekaligus. Membaca dengan suara lantang juga bisa melatih kita berkomunikasi efektif. Dengan hal tersebut, kita juga secara tidak langsung bisa mengevaluasi apa yang kita baca tersebut.

Menulis Cepat

Setelah bisa menulis di ruang privat, maka kita bisa melatih diri kita untuk bisa menulis dengan lebih cepat. Medianya masih tetap sama yaitu di ruang privat. Tapi dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada yang biasanya. Kenapa hal ini dilakukan? Karena dengan ini kita bisa terlatih untuk tidak takut salah. Hal yang utama dalam pikiran kita adalah terus menulis dan menulis sehingga tulisan menjadi banyak. Lebih produktif menjadi prioritas pertama dalam latihan penulisan ini. Memang, apa saja bisa di tuliskan karena memang nantinya tidak akan yang menilai tulisan kita. Yang penting kita bisa terus berlatih untuk menuangkan pemikiran-pemikiran kita. Kalau saya, pertama ada target sekitar 1000kata. Setelah terbiasa, maka jumlah kata bisa kita tingkatkan lagi menjadi 2000 kata atau bahkan lebih. Yang terpenting, manfaat latihan ini nantinya hal ini akan sangat terasa setelah kita menulis artikel yang sesungguhnya. Kita akan jadi lebih produktif dan terasa lebih gampang dalam menulis. Bagaimana? Selamat mencoba, ya.. (sp)