Posted on

Yuk, Mengenal Pabrik Tas Lebih Dalam

Meningkatnya permintaan akan tas baik sekarang ini memang menjadi peluang khusus bagi pare entrepreneur. Khususnya bagi para pengusaha-pengusaha online yang sedang ngetren seperti sekarang ini.  Dan dengan internet, semua orang bisa menjadi pedagang. Semua berpeluang yang sama di bisnis ini. Tinggal kita mau menggunakan kesempatan ini atau tidak. Mau serius menekuni profesi ini atau tidak.

 
Bila kita ingin menjadi penjual tas secara online, salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah mencari produk tas yang ingin kita jual. Seperti yang telah kita ketahui, di pasaran ada banyak sekali jenis tas yang bisa kita pilih. Mulai dari tas ransel, tas selempang maupun kombinasi dari keduanya. Sedangkan macam dari tas-tas tersebut ada banyak juga. Mulai dari tas militer, tas sekolah, tas seminar, tas kantor, tas baju, tas army dan masih banyak lagi yang lainnya. Tas-tas tersebut bisa kita temua dari penjual grosir tas ataupun langsung dari pabrik tas. Untuk grosir tas mungkin kita sedikit banyak sudah tahu tentang ini. Nah, lewat artikel ini kita ingin bahas lebih jauh mengenai satunya yaitu tentang pabrik tas.
 
Salah satu tas produksi pabrik Tas yang ada di Tulungagung, Jawa Timur
Salah satu tas produksi pabrik Tas yang ada di Tulungagung, Jawa Timur

Bila melihat salah satu definisi tentang pabrik tas,  di Refreshop.Net menjelaskan bahwa Pabrik tas adalah suatu tempat di mana produsen tas membuat tas dengan mengolah bahan baku tas hingga menjadi tas jadi. Jadi, di pabrik tas tersebut terdapat banyak sekali jenis bahan baku yang akan di proses dan di olah hingga menjadi produk jadi yaitu sebuah tas. Bahan-bahan baku tersebut ada beberapa macam di antaranya adalah kain sebagai bahan utama, benang, resleting, ceklok, kain puring dan lain sebagainya.

 

Biasanya di pabrik tas ada beberapa proses tahapan sehingga bahan-bahan baku tersebut bisa di olah menjadi produk jadi yaitu tas. Masing-masing produsen tas mungkin bisa berbeda satu sama lain. Akan tetapi, di hampir setiap produsen pastilah ada beberapa proses yang akan dijelaskan di bawah ini:

 

Yang pertama adalah desain dari tas yang akan di produksi. Desain tas di buat sedemikian rupa menyesuaikan dengan kepentingan penggunanya. Bisa tas ransel maupun tas selempang. Selain itu, pabrik tas juga akan membuat desain tas sesuai dengan pesanan pelanggannya. Setelah desain tas jadi, maka proses selanjutnya adalah pemotongan bahan baku kain. Setelah jenis bahan baku kain di tentukan, maka kain bisa dipotong dengan jumlah banyak sekaligus. Selain untuk efisiensi, pemotongan dalam jumlah besar ini juga akan membuat ukuran satu kain dengan kain yang lain akan sama dan standar. Hal itu akan berbeda bila pemrosesan di lakukan secara satu per satu. 

 
Setelah kain di potong, maka kain akan di serahkan ke penjahit untuk di jahit. Proses penjahitan ini pun juga harus di lakukan oleh seorang yang ahli dalam menjahit agar hasil jahitan rapi dan kuat. Proses ini menjadi hal yang sangat vital dari keseluruhan proses pembuatan tas. Maka dari itu, pengawasan atau quality control di sini harus di lakukan secara lebih ketat agar produk jadi yang sampai di tangan konsumen adalah benar-benar tas yang memenuhi standar kualitas. Apabila di temukan jahitan yang tidak rapi atau kurang tepat, maka proses bisa di ulang atau di perbaiki sebelum terlanjur ke proses yang lainnya. Karena proses penjahitan dilakukan secara parsial, maka bila salah bisa langsung di perbaiki sebelum akhirnya di teruskan ke proses selanjutnya.
Mesin Jahit Di Pabrik Produsen Tas Refreshop
Mesin Jahit Di Pabrik Produsen Tas Refreshop
 
Pada proses penjahitan ini memang menjadi proses yang utama karena di sinilah penggabungan kain, pemasangan resleting dan yang lainnya di lakukan.  Apabila kita jumpai ada tas yang tidak presisi atau terlihat kurang seimbang, maka kesalahan biasanya pada proses penjahitan ini. Walaupun, terkadang juga bisa proses yang lain yang menjadi penyebabnya namun yang paling sering adalah di proses ini yang menjadi sumber permasalahan. Maka dari itu, penjahitan tas merupakan salah satu proses yang memerlukan perhatian penuh dan di perlukan penjahit tas yang berpengalaman sehingga bisa mengurangi kesalahan atau cacat produksi.
 
Setelah proses ini selesai, maka tas yang sudah jadi bisa di cek seperti jahitannya, kerapihannya, simetris atau tidaknya dan lain sebagainya. Biasanya, hal yang paling umum adalah benang sisa jahitan yang perlu di rapikan dengan menggunakan gunting khusus. Bila tidak di rapikan, maka tas akan terlihat tidak rapi dengan penuh dengan benang sisa-sisa jahitan. Meskipun tidak ada masalah bila tidak di rapikan, akan tetapi hal ini bisa mengakibatkan kurangnya kepercayaan konsumen bila melihat produk kita yang masih kurang bagus dan rapi.
 
Bila lolos seleksi, maka tas akan di kemas ke dalam plastik dan akhirnya bisa siap untuk di jual ke pasaran atau di berikan ke pemesan. Di sinilah yang membedakan proses pembuatan tas yang dilakukan di pabrik tas dengan yang tidak. Biasanya, proses quality control di pabrik tas lebih ketat daripada proses pembuatan di industri rumahan dengan skala kecil. Meskipun begitu, ada juga industri pembuatan tas dengan skala kecil yang juga ketat dalam quality control sehingga tas yang di produksi juga merupakan tas-tas yang berkualitas.      
 

Beberapa pabrik tas bisa kita jumpai di berbagai daerah di pelosok tanah air. Kabupaten Tulungagung, salah satunya menjadi kota yang mempunyai pabrik tas sudah dari dulu memasok beberapa pesanan dari hampir seluruh daerah di Indonesia. Biasanya, di sini pabrik tas tidak hanya mengerjakan satu jenis tas saja. Melainkan juga mengerjakan tas yang lain sekaligus karena memang spesifikasi dan sumber dayanya memungkinkan untuk juga memproduksi jenis tas yang lain.

 

Misalnya, selain mengerjakan tas militer biasanya pabrik tas juga mengerjakan tas yang lain seperti tas sekolah, tas kantor, tas seminar, tas kantong dan lain sebagainya.  Hal tersebut di lakukan juga agar untuk bisa terus berproduksi sepanjang tahun. Bila hanya mengandalkan satu jenis tas saja maka hal tersebut akan membatasi produksi karena biasanya satu jenis tas hanya akan ramai pesanan di bulan-bulan tertentu saja. Sedangkan bulan lain, maka akan jarang permintaan sehingga bila tidak mengerjakan jenis tas yang lain maka pabrik tas akan lebih sedikit pesanan yang di kerjakannya. (iy)