Posted on

Dari Ruangan Bekas Kedai Kopi Setahun Yang Lalu

Setelah melihat foto ini, saya penasaran untuk melihat kapan foto ini di ambil. Ternyata tanggal 3 desember 2015. Lebih dari setahun sudah foto ini karena sekarang sudah tanggal 1 januari 2017. Saya mendapati foto ini setelah saya ingin memindah foto-foto yang memenuhi hardisk macbook pro saya dan saya ingin memindahnya ke laptop saya yang dulu. Ada perintah kalau hardisk penuh jadi saya harus memindah foto-foto lama yang mungkin sudah tidak ingin saya gunakan dalam waktu yang dekat.

Dari bekas ruangan kedai kopi setahun yang lalu
Dari bekas ruangan kedai kopi setahun yang lalu

Ruangan ini terlihat seperti masih kosong karena memang barusan di bersihkan. Dulunya, ini adalah salah satu ruangan utama kedai kopi yang saya rintis sejak tahun 2012 lalu. Sekarang? Seperti yang Anda lihat, kedai kopi itu saya tutup. Saya ingin ganti usaha yang baru. Salah satunya adalah usaha perlengkapan TNI Polri atau yang biasa di sebut dengan toko perlengkapan militer.

Seperti yang bisa terlihat, ruangan ini masih kosong. Hanya ada satu etalase dan beberapa tas yang hendak kami jual. Etalasanya pun juga belum ada isinya sama sekali. Kami benar-benar memulai dari nol untuk outlet di sini meski kami sudah memulai bisnis ini secara online sejak tahun 2009 membantu orang tua saya dalam pemasarannya. Di bagian kanan juga bisa terlihat papan kayu yang saya buat dari bahan triplek yang tebal yang menempel di dinding sebagai tempat tas. Itu pun juga dari bekas kandang burung murai batu yang sudah saya bongkar cukup lama beberapa waktu yang lalu.

Beberapa lampu untuk membantu pencahayaan foto produk terlihat di sana. Meskipun ternyata saya menyadari bahwa lampu tersebut tidak maksimal dan harus saya ganti. Eksperimen saya belum berhasil. Penggunaan lampu kuning tidak membuat produk terlihat menjadi lebih baik. Malah terkesan menjadi aneh. Tas ransel militer kami yang sudah kami coba pada saat itu. Dan hasilnya seperti yang Anda bisa duga. Sama sekali kurang memuaskan.

Dari situlah paling tidak saya harus menyadari bahwa usaha itu harus terus dilakukan. Kalau perlu tanpa menyerah sedikit pun. Yang penting terus mencoba dan terus berusaha. Karena dari situlah kita tahu akan kesempatan baru dan kemampuan baru yang kita peroleh dari terus belajar tersebut.

Kesabaran juga menjadi tonggak utama faktor keberhasilan. Saya percaya, kalau kita sabar Allah pasti akan memberikan untuk kita yang terbaik. Semua hanyalah tinggal masalah waktu dan kita harus sabar dalam menjalaninya. Saya juga yakin, semakin lama kita pasti akan semakin baik.

Harapan kami salah satunya adalah kami ingin menjadi lebih baik. Kami ingin bisa tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Tidak seperti saat kami menjalankan bisnis yang laalu. Hampir setiap hari kami harus tidur jam 12 malam.

Sekarang, Alhamdulillah semuanya menjadi lebih baik atas ijin Allah. Dalam waktu satu tahun ini, etalase toko kami sekarang sudah hampir penuh dengan barang-barang yang siap untuk di jual. Siap untuk di pasarkan ke seluruh Indonesia melalui online dan ofline karena kami selalu siap untuk mengirimkan barang pesanan kami kemana saja konsumen kami berada. Satu rak besar ukuran 3 meter kali 3 meter dengan lebar sekitar 50 cm menjadi tempat produk-produk kami. Semua kami tata sedemikian rupa sehingga lebih mudah untuk kami ambil bila Ada pesanan baru.

Mulai dari tas, sabuk, kopelrim, topi, sepatu, rompi, drahrim, seragam, hingga asesoris perlengkapan militer dan kedinasan kami jual di sini. Penambahan produk terus kami upayakan untuk bisa menjadi toko yang lebih lengkap. Hal itu kami lakukan karena kami ingin, toko kami menjadi toko perlengkapan kedinasan yagn terlengkap selain kami juga terus memproduksi sendiri sebagian besar barang yang kami jual. Kami juga berharap akan ada banyak lagi produsen-produsen yang siap bekerjasama dengan kami. Mereka yang memproduksi dan kami yang akan memasarkannya.